Berita  

Aktivitas Penambangan Timah Diduga Ilegal Hajar Perairan Laut Baskara Bhakti

Babelteraktual.Com, Bangka Tengah – Aktivitas penambangan biji timah yang diduga tidak memiliki ijin resmi/ilegal marak terjadi di perairan laut desa Baskara Bhakti kecamatan Namang kabupaten Bangka Tengah. Aktivitas penambangan yang diduga ilegal ini seakan tak tersentuh tindakan tegas aparat penegak hukum (APH).

Dari pantauan awak media dilokasi pada Sabtu (6/8/22) terdapat sekitar puluhan unit Ponton jenis tungau maupun tower yang sedang melakukan aktivitas dikawasan tersebut.

Padahal lokasi tersebut diduga merupakan Wilayah Ijin Usaha Penambangan (WIUP) milik PT Timah, Tbk DU 1556.

Kepala Divisi Pengamanan Aset ( Kadiv PAM) PT. Timah, Tbk, Wing Handoko saat dikonfirmasi awak media membenarkan bahwa wilayah laut Baskara Bhakti merupakan WIUP milik PT. Timah, Tbk DU 1556 sedangkan bibir pantai sampai kedarat tidak masuk.

” Wilayah lautnya memang masuk WIUP PT. Timah. Tbk, namun untuk bibir pantai sampai kearah darat tidak masuk WIUP PT. Timah. Tbk,” ujarnya

” DU 1556 WIUP PT. Timah, Tbk adalah laut sampur, batu belubang dan tanjung gunung satu garis pantai timahnya di PAM asetkan,” tambahnya.

Terkait apa tindakan yang akan dilakukan PT Timah, Tbk dalam mengamankan aset yang dijarah penambang yang tidak memiliki legalitas, Wing Handoko menyampaikan akan mengecek ke lokasi untuk memastikan legalitas para penambangan di laut tersebut.

” Kami akan cek ke lokasi dulu untuk memastikan legalitas para penambang di laut tersebut. Jika memungkinkan akan diakomodir oleh program Pam Aset. Namun bila mereka melakukan di daerah terlarang ( kawasan tanamanan bakau ) maka tidak dapat kami wadahi dalam Pam Aset.

Sementara itu, Kapolres Bangka Tengah AKBP Moch. Risya Mustario,SIK saat dikonfirmasi awak media terkait maraknya aktivitas penambangan yang diduga tidak memiliki ijin resmi di perairan laut desa Baskara Bhakti mengatakan akan segera mengecek kelapangan.

” Segera kami cek ke lapangan pak,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anda Dilarang Men-copy Isi